Tags

, ,

kota-denpasar
Salahsatu sudut kota Denpasar yang dipenuhi reklame

Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) dan Asosiasi Media Luar Ruang Indonesia (AMLI) keduanya pengurus daerah Bali menyambut ajkan Pemerintah Kota Denpasar untuk menata kembali kota Denpasar dari pemasangan dan penempatan media luar ruang yang semerawut. Ajakan ini disampaikan melalui Bapak Anindya selaku Kepala Dinas Tata Kota Denpasar. PPPI dan AMLI tentu saja menyambut dengan baik karena selama ini belum dapat berfungsi secara maksimal dalam program reklame di Denpasar terutama dalam upaya membantu pemerintah menjadikan kota Denpasar sebagai kota yang indah dan asri, pasalnya banyak pelanggaran ketentuan pemasangan media luar ruang yang terjadi saat ini banyak dilakukan oleh non anggota PPPI dan AMLI. Bahkan PPPI dan AMLI kerap menerima pengaduan anggotanya ketika mereka mematuhi aturan yang ada namun ternyata yang lain malah dapat melakukannya.

Terkait ajakan ini PPPI & AMLI menyusun sebuah rekomendasi yang memuat pandangan-pandangan dan studi mengenai promosi media luar ruang yang terkait dengan banyak hal diantaranya aspek lingkungan, keamanan, estetika, ergonomis, dan lain-lain. PPPI dan AMLI juga akan mendorong para pemakai jasa untuk tidak memaksakan kehendaknya memasang media luar ruang apalagi sampai melanggar peraturan yang telah ditetapkan. Ajakan berikutnya kepada para pemakai jasa adalah untuk lebih kreatif mengemas promosinya bukan hanya dengan media luar ruang saja namun juga media promosi lain yang lebi ramah lingkungan atau bahkan mengeksplorasi ambient media yang kini banyak dibuat secara kreatif.

Pemkot Denpasar mengharapkan agenda penataan kembali ini dapat dirampungkan tahun ini sehingga pelaksanaannya dapat dimulai awal tahun 2009. “Inisiatif pemkot Denpasar ini perlu didukung dan dihargai sebagai langkah tepat dengan mengajak partisipasi masyarakat” Demikian Christine Dewi berujar mewakili PPPI dan AMLI.

Dalam program penataan ini sesungguhnya bukan hanya PPPI dan AMLI yang perlu memberikan rekomendasinya, peran penataan kota tidak terlepas dari masalah urban desain yang juga terkait dengan peran tim ahli tata kota Denpasar dan tentunya asosiasi arsitek IAI serta komponen lainnya.