Tags

, ,

Oleh : Wara Urwasi*

Young Entrepreneurs Start-Up (YES) atau Wiraswasta Muda Pemula (WMP) adalah salah satu program dari Indonesia Business Link (IBL) yang bertujuan untuk mempromosikan kewirausahaan sebagai karir yang dapat ditempuh oleh para pemuda dan menyediakan bimbingan kepada usahawan muda sehingga mereka dapat menciptakan lapangan kerja secara mandiri baik untuk pribadi maupun orang lain. Hal ini diupayakan mampu menjawab masalah pengangguran di Indonesia yang menunjukkan angka peningkatan dari golongan usia muda dan lulusan universitas.

Sebagai bagian dari program jangka panjang tersebut, di awal bulan November ini IBL menyelenggarakan YES Capacity Building Workshop dengan tema “Mentoring and Writing Business Plan”. Workshop ini diadakan di Museum Nasional, Jakarta, pada tanggal 3-4 November 2008 dan didukung oleh Accenture, British Council Indonesia, British Embassy, Diagio Foundation dan McKinsey & Company. Dihadiri oleh 40 peserta dari beberapa propinsi di Indonesia yang terdiri atas wiraswasta muda dari berbagai bidang dan perwakilan British Council Climate Security Program. Tujuan dari acara ini adalah untuk menggerakkan komunitas bisnis global dan membantu para pemuda untuk mampu menjadi wirausahawan yang sukses dengan membuat rencana bisnis mereka dengan baik. Workshop ini juga menjadi media konsultasi dan pembinaan hubungan antara penasehat bisnis yang berpengalaman dengan menjadi mentor dari masing-masing peserta, untuk membantu pembuatan rencana bisnis dan selaku penasehat dari ide bisnis tersebut.

Hari pertama diisi oleh beberapa presentasi dan diskusi, yang diawali oleh perwakilan McKinsey & Company dengan mengetengahkan tentang pengenalan rencana bisnis kepada peserta, bersamaan dengan sesi workshop untuk para mentor. Dengan bekal tersebut dibentuklah grup diskusi antara masing-masing peserta dan mentornya, dimana para peserta bebas mengkonsultasikan bisnis mereka berikut rencana dan kendala-kendala yang ditemui. Tentunya yang menarik dari sesi ini adalah kehadiran Pangeran Charles yang dalam kunjungannya ke Indonesia menyempatkan diri untuk hadir di acara workshop dan melakukan perbincangan singkat dengan beberapa grup diskusi.

waranatmuseum-004waranatmuseum-002waranatmuseum-001
Sesi berikut yang menyita banyak perhatian adalah diskusi panel yang dibawakan oleh perwakilan Accenture dan kisah pengalaman dari Hendy Setiono. Wirausahawan muda ini adalah pemilik usaha Baba Rafi yang telah memperoleh banyak penghargaan dan merupakan pembicara dari British Council Climate Security Program. Beliau memaparkan pengalamannya sendiri dalam memulai usaha dan memberikan berbagai tips bagi peserta untuk lebih kreatif dalam memilih bidang usaha  dan percaya diri dalam berbisnis, serta bagaimana menyelaraskan bisnis tersebut agar ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Hari kedua diisi dengan dua aktivitas utama yaitu pembahasan mendalam mengenai segala aspek dan tingkatan dalam rencana bisnis oleh McKinsey & Company. Kelas ini mendiskusikan detail dalam penulisan rencana bisnis agar menarik dan benar-benar mampu menjadi guidance bagi para wirausaha muda yang meliputi produk dan servis, team manajemen, pasar, metode penjualan, system bisnis, hingga masalah keuangan dan analisis resiko.

Sesi berikutnya adalah implementasi dari berbagai teori yang telah didapat para peserta yang dipandu oleh Project Manager dari YES program, Bapak Mohamad Fahmi. Peserta dilatih untuk menuliskan rencana bisnis mereka masing-masing dan menjabarkan ide mereka dengan tepat, sehingga benar-benar bisa dilaksanakan di masa datang.

Sebagai hasil dari workshop ini, para peserta diwajibkan untuk menulis rencana bisnis mereka dan akan diikutsertakan dalam Writing Business Plan Competition untuk kemudian berhak memperebutkan sejumlah uang yang dapat dijadikan modal bagi usaha mereka serta memperoleh panduan secara berkelanjutan dari beberapa ahli bisnis di IBL.

*Wara Urwasi, arsitek muda Bali lulusan Universitas Udayana selepas bekerja di Biro Arsitek Bale Legend kini bersama teman-temannya merintis studio arsitektur dan disamping itu aktif mengikuti beberapa program pelatihan serta menjadi salah seorang penggiat di Komunitas Kreatif Bali.

Beberapa waktu lalu ia baru saja mengikuti Young Entrepreneurs Start-Up (YES) atau Wiraswasta Muda Pemula (WMP) adalah salah satu program dari Indonesia Business Link (IBL).