Tags

, , ,

dsc06055
Siapapun yang malam itu hadir di Warung Lapau pasti tergetar hatinya untuk memberikan kontribusi bagi Bobby, seorang kawan dan vokalis Tropical Transit Band yang kini terbaring di IRD RSUP Sanglah, tengah koma semenjak hari Jumat dinihari 6 Desember akibat kecelakaan sesama motor tak jauh dari rumahnya di kawasan Suwung. Bobby baru saja dioperasi pada kaki, tangan serta kepalanya akibat benturan dan luka yang diakibatkan kecelakaan tersebut.

Bobby yang bernama lengkap Bob Edward Toelle ini adalah vokalis yang suaranya banyak digemari karena demikian khasnya. Ia dilahirkan di Kupang 21 September 1959 ditengah keluarga musisi. Mengawali karirnya sebagai penyanyi semenjak berusia 15 tahun dan band pertama yang dibentuk bersama teman-temannya adalah Tampias Nada. Dia menikah dengan Frieda Leny Santi Loemau di usianya yang ke 17. Pada tahun 1978 mulai tinggal di Bali dan merintis karirnya dari bawah. Pada tahun 1991 bersama Riwin membentuk Tropical Transit dan pernah bermusik “keliling dunia” hingga saat ini masih tergabung dalam Tropical Transit, The Living legend.

Malam itu, Senin 8 Desember 2008 atas gagasan kawan-kawan dekat sesama musisi secara spontanitas membuat malam charity untuk mengumpulkan uang yang dapat meringankan beban keluarga menanggung biaya rumah sakit yang sangat tinggi. Maka tanpa diduga hanya dengan undangan melalui sms hadir ratusan musisi dari segala genre musik plus penikmat musik dan teman-teman Bobby lainnya tumpah ruah di Warung Lapau Sanur. Sekitar 1500 an tamu baik ekspatriat maupun pecinta musik dan musisi tumpah ruah untuk kesembuhan Bob.

Dibuka oleh Tropical Transit sebagai host malam itu seakan tiada putusnya para musisi bergiliran tampil di panggung mendedikasikan lagu dan musiknya untuk Bobby tercinta. Dari band yang paling “old skool” hingga yang teranyar, dari yang membawakan latin hingga pop semuanya lebur menjadi satu sebagai solidaritas dan rasa setiakawan. Musisi dan grup yang jarang tampil satu panggung tiba-tiba larut dalam kebersamaan yang mendalam. Hadir juga malam itu penyanyi legendaries Grace Simon, trumpetis Idham Noorsaid dari Jakarta, Dari Bali muncul nama-nama lama musisi angkatan 70 dan 80-an semisal Hendrik, Trio Batak, Berman, Manto, Murni, Rita sedang dari angkatan setelahnya muncul Koko Harsoe, Eko Soemarsono, Eko Wicaksono, Yuri Mahatma, Tut De Band, Buena Tierra Band, Kenebe, Karnival Band, Hyatt Band, Bali Blues Band dan banyak lagi musisi hingga yang teranyar ada penyanyi pop Bali Puspa dan Dialog Dini Hari. Lagu bertema “friend” pun bergantian dinyanyikan dengan penuh rasa dan karsa. Ayu Laksmi selaku pemandu acara sampai kewalahan me-manage penampilan musisi yang demikian banyaknya dan ingin berkiprah demi meringankan beban Bob dan keluarga.

Sambutan keluarga yang diwakili oleh kakak Bobby tertua demikian mengharukan karena dengan kesedihan sekaligus menghadirkan kebanggaan yang mendalam demi melihat inisiatif teman-temannya yang begitu mengejutkan dengan hadir menggalang dana malam itu. Apalagi setelah seluruh perhatian diarahkan kepada layar lebar yang memutar perjalanan musical Bobby dengan suaranya yang khas dan video yang menunjukkan kondisi terakhir di rumah sakit. Tidak ada kata yang terucap selain doa dan upaya yang maksimal mensukseskan acara malam itu. Demikian khidmatnya Grace Simon memimpin doa bagi kesembuhan Bobby yang secara medik dikabarkan sudah melampaui kemampuan penanganannya. Namun demikian semua sepakat bersama kecintaan dan doa yang dikirimkan dan dimohonkan menjadi sebuah kekuatan bagi Bobby untuk bersama berkesenian lagi.

Malam itu, benar-benar merupakan malam yang “ajaib”, sebuah acara yang merupakan panggilan jiwa dan hati. Begitu membanggakannya ketika kita masih memiliki begitu banyak teman yang peduli dan percaya melalui kebersamaan dapat membantu memikul beban yang demikian beratnya. Malam itu secara mengejutkan pula konser amal yang dimulai pukul 8.30 wita dan berakhir 2.30 pagi ini berhasil mengumpulkan uang tunai sebanyak 30 juta rupiah. Dan dari pantauan panitia hampir 500 musisi hadir bersama hadirin pecinta musik lainnya. Tapi yang paling penting lagi adalah terjadinya “kesepakatan” bahwa persaudaraan ini akan diteruskan hingga siapapun musisi yang tengah ditimpa bencana dan kesulitan akan selalu didukung melalui upaya bersama seperti ini, karena sebuah kesadaran ‘bencana dan duka dapat menimpa siapa saja dan dalam kondisi yang tak diharapkan’. Solidaritas malam ini bagai oase ditengah gurun pasir, sebuah titik harapan ditengah gempuran hebat kesulitan hidup dan egoisme individu.

Bagi mereka yang tidak sempat hadir dan ingin memberikan bantuannya dapat mentransfer melalui rekening putranya Bobby: Billy John Toelle. Bank BCA account no: 7670171480.

Untuk keterangan lain dapat menghubungi
Ayu Laksmi
Mobile: 0811388496
Email: ayulaksmi.bali@gmail.com