Tags

, , , , ,

Berikut adalah laporan lanjutan dari Jeff Kristianto di Cebu pada rangkaian kunjungan dan acara Creative Networks

creative-cebu-report3
Day 3
Hari ke-3 diisi dengan Workshop session.
Pembicara pertama adalah Jay Aldeguer, Young Creative Entepreneur (YCE) winner dari Philipine. Jay memiliki perusahaan souvenir : The Island Group di Cebu dan salah satu pediri Creative Cebu. Island Souvenir berkembang dari sebuah booth kecil di dalam mall, sangat expansive dalam usahanya. Setelah sukes dgn souvenir shop nya kini ia memiliki kapal pesiar (cruiser) dan travel book. Intinya segala hal untuk memajukan pariwisata Cebu.
Hal yang penting dari pengalaman Jay adalah berbicara dengan media untuk mengubah mindset mereka ttg kreatifitas, perlunya membuat high profile event untuk highlight creative talent. Identify high profile creative entepreneur/companies to serve as icons & inspirations to upcoming & insping creativity talent, mengenalkan konsep Kreatif Economy seluas mungkin, memilih pemimpin yang tepat, pemetaan, dsb

Sesi ke-2 hari ini diisi oleh John Miller dari Mark Products. Mark dan istrinya Ann, membuat bisnis furniture di kota kecil di UK, Cornwall dengan memakai Kreatifitas sebagai nilai tambah/ kekuatannya. Satu hal menarik yang menjadi statement nya,” Design will eat itself : Design is like pornography, too much you don’t want to see it anymore”. Catatan penting dari presentasi ini : Perlunya ada Networking, dimana Creative people working with others (cross sectoral). Ketahui siapa saja tokoh tokoh kreatif yg ada di kota, spt Jamie Olivier (koki kreatif yang membuat pasar sendiri dan berkolaborasi dengan creative entepreneur.

Sesi ke-3 adalah Ridwan Kamil, pemenang YCE dari Indonesia. Kompetisi global saat ini adalah antar kota, bukan lagi antar negara, dengan begitu pengusaha kreatif punya peran lebih banyak. Untuk mengubah kota menjadi Creative City, selayaknya harus mengerti kota anda, siapa saja di kota anda, dan find out is your challenge (the biggest one). Places must learn how to think more like business, developing products, market & custumers (phillip Kotler). Apa kekuatan kotamu? What do you want to be? Be specific.
Pasar kota Bandung 60% adalah lokal market, maka itu Bandung tidak terkena efek Global Cricis. Kini saat nya masuk era baru, bukan lagi perusahaan besar, tapi perusahaan kecil tapi inovatif. Kreatifitas saja tidak cukup. Challangenya adalah membuat orang kreatif lebih banyak dengan cara pemikiran bisnis.
Creative people is multi talented. Seorang arsitek bisa menjadi fashion designer, dsb. Jangan pernah takut untuk gagal, umumnya orang yg pernah gagal akan lebih sukses setelah itu.
Ciri Ciri Creative Enteprenuer:
1. Inovative
2. Risk Taker
3. Visionary (what is your goal?)
4. Leadership (not boss – boss just shout louder!) ☺
5. Problem solver
6. Agent of change

Celebrating culture is important, that’s why Festival is important (Helarfest, Tubodfest). Creative Economy us long term invesment, akan sangat baik memberi ilmu kreatifitas sedari dini (SD). Bandung memiliki program BCC goes to Campus programs, menginspirsi pelajar dgn mengunjungi/dikunjungi oleh sccesfull creative entepreneur.

Sesi terakhir hari ini diisi oleh Makorn Chaovanich dari pemenang YCE Thailand.
Makorn memiliki Business Solution company (CEREBRUM)di Bangkok & Taipei.
Salah satu cara dia mendekatkan Creative enteprenuer ke dunia usaha adalah mengundang pengusaha, diputarkan film, memberi ide, membuat workshop, membuat design camp 7 hari, membuat prototypes dan meneentukan 3 pemenang. Karya Pemenang di beli oleh perusahan.

Makorn membuat sekolah (lebih tepatnya Kursus) bagi anak SMA tentang Pengembangan Bisnis, dimana orang belajar dari orang orang yg telah sukses. Yang diajari adalah Deisgn hard skill, design soft skill, business dan lainnya.

Selain itu, Makorn juga me-link-an creative enteprenuer ataupun siswanya dengan Investor. Bukan berupa pinjamanan modal semata, tapi investor ini memiliki sejumlah saham dalam perusahaan itu. Perusahaan Makorn menjembatani Funding dengan UKM. Dalam keyakinannya, Creative Enteprenuer yang sudah sukses juga bisa menjadi investor, sehingga saling membantu dan sustainable.

Acara hari ini ditutup dengan makan malam bersama Gubernur Cebu. Makan Malam sekaligus penutupan One Vesayas, suatu festival antar provinsi, acara tarian cukup menarik dan kolosal, ditutup dengan kembang api yang meriah.